KATA
PENGANTAR
Dengan memanjatkan Puji dan Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha
Esa, karena atas rahmat dan karuni-Nya dapat menyelesaikan penyusunan makalah Sistem
Operasi Ubuntu.
Pada kesempatan
ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih yang yang sebesar-besarnya kepada semua
pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan penyusunan makalah Sistem
Operasi Ubuntu ini. Semoga dengan adanya makalah Sistem Operasi Ubuntu ini, dapat membantu dalam memahami materi Sistem
Operasi Ubuntu.
Dalam pembuatan makalah ini, penulis masih sadar masih banyak terdapat
kekurangan, terutama sekali dalam hal penyajian materi. Untuk itu kritik dan
saran pembaca saat penting bagi penulis.
Akhir kata semoga Makalah Sistem Operasi Ubuntu ini dapat berguna bagi diri
penulis pada khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya.
Medan, 7 Mei 2014
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR………………………………………………………….
DAFTAR ISI……………………………………………………………...........
BAB I : PENDAHULUAN……………………………………………………
1.1 Latar Belakang………………………………………………………………....
1.2 Rumus Masalah…………………………………………………………………
1.3 Tujuan Penulisan…………………………………………………………………
BAB II : PEMBAHASAN………………………………………………………
2.1 Operating System Linux Ubuntu …………………………………...…………
2.2 Kelebihan & Kekurangan Linux Ubuntu...…………………………...…………
BAB III : PENUTUP……………………………………………………..……
3.1 KESIMPULAN…………………………………………………………
3.2 SARAN…………………………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………….
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
LATAR BELAKANG
Bagi sebagian orang awam, mungkin sistem operasi open
source dianggap sulit pengoperasiannya dibandingkan dengan
sistem operasi lainnya seperti Windows, bahkan ada yang belum mengetahuinya.
Padahal, dalam pengoperasiannya, Linux sudah dipakai pada sistem-sistem operasi
di perusahaan-perusahaan besar, kantor, bahkan sudah dipakai di konsol game
seperti PS2, PS3, Nintendo, dan Xbox360. Sesuai bahasan ini, Ubuntu merupakan
salah satu distribusi Linux berbasiskan Debian yang paling popular akhir-akhir
ini di kalangan penggemar open source di seluruh dunia.Kesuksesan Ubuntu ini
adalah terletak pada tingkat kestabilan yang baik serta user friendly.
Diharapkan, dengan adanya informasi ini pembaca dapat
mengetahui apa itu Ubuntu serta dapat mempelajarinya agar dapat mengikuti
perkembangan sistem operasi open source Linux khususnya Ubuntu.
1.2.
RUMUSAN MASALAH
Pada point
ini, akan dijelaskan berbagai rumusan masalah mengenai Ubuntu. Rumusan masalah
akan menyangkut berbagai pertanyaan seputar Ubuntu.
1) Sejarah Ubuntu
2) Filosofi Ubuntu
3) Pengembangan Ubuntu
4) Versi dan
Rilis Ubuntu
5) Kelebihan dan Kekurangan
Ubuntu
6) Varian Jenis Ubuntu
1.3. TUJUAN PENULISAN
Tujuan Pembahasan dibagi menjadi 2, yaitu :
1) Tujuan Umum :
Untuk memperkenalkan dan menjelaskan
Ubuntu kepada para pembaca dan dapat mengerti serta paham fungsi-fungsinya.
2) Tujuan Khusus :
1. Sejarah Ubuntu
2. Filosofi
Ubuntu
3.
Pengembangan
4. Versi
dan Rilis Ubuntu
5.
Kelebihan dan kekurangan ubuntu
6. Varian
Jenis Ubuntu
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Operating System Linux Ubuntu
1. Sejarah
Sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang
tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas
oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.
Logo Linux (Tux) dimulai saat Linus
Torvalds sedang berjalan-jalan di taman Perth. Saat sedang berjalan itu lah Linus
Torvalds di patok oleh seekor Pinguin dan demam selama berhari-hari.Ia berfikir
bahwa karakter pinguin cocok untuk menjadi logo dari sistem operasi barunya
itu. Maka diadakan sebuah kompetisi untuk mendesain Logo Linux yang baru, dan
kompetisi itu dimenangkan oleh Larry Ewing yang berhasil menggambarkan seekor
pinguin yang sedang duduk.
2. Proyek GNU
Proyek GNU yang mulai
pada 1984 memiliki
tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan
lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985,
Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan
mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU
GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti
pustaka, kompiler, penyunting
teks, shell Unix dan sistem
jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun
elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai pada saat
itu. Linus Torvalds pernah berkata bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada
saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri.
3. MINIX
MINIX, sebuah
sistem bertipe Unix yang ditujukan untuk penggunaan akademis dirilis oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987. Kode sumber
MINIX 1.0 tercantum dalam bukunya Operating Systems: Design and Implementation. Walaupun
dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian ulang tidak
diperbolehkan pada saat itu.Hak cipta dari kode sumbernya termasuk ke dalam hak
cipta dari bukunya yang dipublikasikan oleh Prentice Hall. Sebagai
tambahan, disain versi 16-bit dari MINIX
kemudian tidak secara baik diadaptasikan kepada versi 32-bit dari
arsitektur Intel 386 yang murah dan populer yang digunakan secara luas di
komputer pribadi.
Tahun 1991, Torvalds mulai
bekerja untuk membuat versi non-komersial pengganti MINIX sewaktu ia belajar di
Universitas Helsinki. Hasil kerjaannya itu yang
kemudian akan menjadi kernel Linux.
Pada tahun 1992, Tanembaum
menulis sebuah artikel di Usenet, mengklaim
bahwa Linux sudah ketinggalan zaman. Dalam artikelnya, ia mengkritik Linux
sebagai sebuah sistem operasi dengan rancangan monolitik dan terlalu
terpaku dengan arsitektur x86 sehingga tidak bersifat portable, di mana digambarkannya sebagai sebuah "kesalahan
mendasar". Tanenbaum menyarankan bahwa mereka yang menginginkan sebuah
sistem operasi modern harus melihat kepada sebuah rancangan yang berdasarkan
kepada model mikrokernel. Tulisan tersebut menekankan tanggung jawab Torvalds
yang berujung kepada sebuah debat tentang
rancangan kernel monolitik dan mikrokernel.
Sekarang ini Linux telah
digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah
mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan
aplikasi LAMP-nya yang
populer.Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara
Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan
komponen GNU.Selain itu,
banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU.Komunitas
Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU
dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi
Linux.
4. DESAIN
Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular.
Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang
dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux
menggunakan sebuah kernel
monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan
pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel.
Banyak fungsi-fungsi tingkat
tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan
kernel.Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari
sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang
menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel,
peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat
digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.
Linux
dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris
perintah (command line interface atau CLI) berbasis
teks, antarmuka pengguna
grafis (graphical user interface atau GUI, yang
umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi desktop).
Pada
komputer meja, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka
pengguna yang paling populer,[17] walaupun terdapat sejumlah varian antarmuka pengguna. Antarmuka
pengguna yang paling populer berjalan di atas X Window System (X), yang
menyediakan transparansi
jaringan yang memperolehkan sebuah aplikasi
grafis berjalan di atas satu mesin tetapi ditampilkan dan dikontrol di mesin
yang lain.
GUI
yang lain memiliki X
window manager seperti FVWM, Enlightenment, Fluxbox, Icewm dan Window Maker.
Manajer jendela menyediakan kontrol untuk penempatan dan penampilan dari
jendela-jendela aplikasi individual serta interaksi dengan sistem jendela X.
Sebuah sistem Linux
umumnya menyediakan sebuah antarmuka baris perintah
lewat sebuah shell, yang merupakan cara tradisional untuk berinteraksi dengan sebuah
sistem Unix. Sebuah distro Linux
yang dikhususkan untuk lingkunganpeladen mungkin
hanya memiliki CLI sebagai satu-satunya antarmuka. Sebuah sistem yang tidak
memiliki monitor hanya dapat
dikontrol melalui baris perintah lewat protokol seperti SSH atau telnet.
Kebanyakan komponen tingkat
rendah Linux, termasuk GNU Userland, menggunakan CLI secara ekslusif. CLI
cocok untuk digunakan pada lingkungan otomasi tugas-tugas yang repetitif atau
tertunda, dan menyediakan komunikasi
inter-proses yang sangat sederhana. Sebuah program emulator terminal grafis
sering digunakan untuk mengakses CLI dari sebuah Linux desktop
Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi
populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka.Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam
kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak
digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut
prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel
Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.
Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang
mendapatkan sertifikasi POSIX.1.
Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun
dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah.Akan
tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit
mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk
mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya
tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.
Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan
"distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah
kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah
sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim,
organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki
perangkat lunak sistem dan aplikasi
dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk
instalasi dan konfigurasi sistem.Perangkat lunak tersebut juga bertanggung
jawab dalam pemutakhiran paket.Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas
konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket
perangkat lunak sistem Linux.
Linux dikendalikan oleh pengembang
dan komunitas penggunanya.Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi
mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan.Debian
merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi
komersialnya seperti yang Red Hat lakukan dengan Fedora.
Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang
dikenal dengan nama Kelompok Pengguna Linux (Linux Users Group atau LUG) mempromosikan Linux
dengan mengadakan pertemuan, demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis dan
instalasi sistem operasi Linux secara gratis. Ada banyak juga komunitas Internet yang menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna
Linux.Banyak proyek distribusi dan perangkat lunak sumber terbuka yang memiliki
ruang percakapan IRC
atau newsgroup.Forum
daring merupakan
bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contoh: LinuxQuestions.org dan forum Gentoo. Distribusi Linux memiliki milis dengan pembagian topik seperti
penggunaan atau pengembangan.
Ada beberapa situs web teknologi yang berfokuskan
kepada Linux. Linux
Weekly News
adalah sebuah cernaan mingguan dari berita-berita yang berkaitan dengan
Linux.Sementara itu Linux Journal merupakan majalah Linux daring yang dirilis setiap
bulan.Slashdot adalah situs web berita yang berhubungan dengan teknologi yang
memiliki banyak berita tentang Linux dan perangkat lunak bebas. Groklaw memiliki berita mendalam tentang kemajuan Linux dan
memiliki banyak artikel yang berhubungan dengan kernel Linux serta hubungannya
dengan GNU dalam proyek GNU.Majalah Linux cetakan umumnya memiliki cakram sampul yang memuat perangkat lunak atau bahkan distribusi
Linux lengkap.
Walaupun Linux secara umum tersedia secara gratis,
beberapa perusahaan besar menjalani model bisnis yang terdiri dari penjualan,
dukungan dan kontribusi terhadap Linux dan perangkat lunak bebas; ini termasuk Dell, IBM, HP, Sun Microsystems, Novell, dan Red Hat. Lisensi perangkat lunak bebas di
mana digunakan Linux secara eksplisit mengakomodasi komersialisasi; hubungan
antara Linux dan vendor-vendor individual dapat dilihat sebagai suatu simbiosis.Satu model bisnis yang umum dari pemasok
komersial yaitu dengan mengenakan biaya atas dukungan khususnya terhadap
pengguna-pengguna kalangan bisnis. Sejumlah perusahaan menawarkan versi bisnis
dari distribusi Linux mereka, antara lain berupa dukungan atas paket-paket tak
bebas dan alat bantu untuk mengatur sejumlah besar instalasi atau untuk
memudahkan tugas-tugas administratif. Model bisnis yang lain adalah dengan
memberikan perangkat lunak secara gratis untuk penjualan perangkat keras.
5.
Pemrograman Di Linux
Sebagian
besar distribusi Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk membangun
aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di dalam GNU
toolchain, yang
terdiri atas GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU
build system.
GCC menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC.
Kompilator tak bebas
(proprietary)
untuk Linux antara lain adalah Intel
C++ Compiler
dan IBM XL C/C++ Compiler.
Kebanyakan distribusi juga memiliki dukungan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman
dinamis lainnya.
Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di
Linux antara lain adalah C# dengan proyek Mono yang disponsori oleh Novell, dan Scheme. Sejumlah Java
Virtual Machine
dan peralatan pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek sumber terbuka
lainnya seperti Kaffe. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi
grafis di Linux adalah GNOME dan KDE.Proyek-proyek ini berbasiskan GTK+ dan Qt.Keduanya
mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk Integrated development
environment
terdapat Anjuta, Code::Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus,
MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia
adalah Vim
dan Emacs.
2.2. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN LINUX UBUNTU
A. Kelebihan Linux Ubuntu
1. Linux merupakan
sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya
lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
2. Hampir semua
aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena
banyak komunitas-komunitas pengembangnya, semisal sourceforge.net. , atau bila
terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan
emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
3. Linux mudah
digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya
dikhususkan untuk para hacker karena masih berbasis teks (DOS).Namun, kini
Linux mudah digunakan hampir semudah menggunakan Windows, bahkan masalah style
pun, Linux lebih baik dari Windows 7.
4. Linux relatif
stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal
stabil berjalan tanpa henti.Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga
mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus
menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
5. Keamanan. Hampir
semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware,
dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain
multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat
sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat
bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding
Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
6. Linux selain
gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan
ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
7. Linux mempunyai
kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty).
Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat
dijalankan dengan baik di atas Linux.Selain itu, tidak pernah ditemui
dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih
lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan
perangkat keras, seperti kasus file .docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa
dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau versi dibawahnya.
8. Beragam pilihan.
Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan.Banyak distro bermunculan,
contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva
(Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan
kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan
calon pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com
untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
9. Dukungan
komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
10. Linux dapat berjalan dalam dua mode,
modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang
menjadi kekuatan Linux. Modus.
11. Linux membutuhkan resource yang lebih
kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal.
Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
B. Kekurang Linux
Ubuntu
a. Banyak
pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut
untuk beralih dari Windows.
b.
Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
c. Dukungan
perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux.
Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat
melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
d. Struktur
direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan
Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
e. Bagi
administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka
mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi
administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus
belajar.
f. Proses
instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software
di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila
mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download
satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
1.
VARIAN UBUNTU
Varian Ubuntu sangat banyak, namun hanya 3 yang
didukung dan dibiayai secara resmi oleh Canonical Ltd. yaitu, Kubuntu, Xubuntu, dan Lubuntu.
Berikut adalah varian Ubuntu yang terkenal:
·
Kubuntu Ubuntu yang memakai KDE Plasma Workspace, Kubuntu
membutuhkan sumber daya hardware yang lebih banyak dibanding Ubuntu.
·
Xubuntu Distribusi Ubuntu yang memakai Xfce desktop environment, membutuhkan lebih
sedikit sumber daya hardware.
·
Lubuntu Distribusi Ubuntu yang memakai LXDE desktop environment, merupakan
distribusi Ubuntu yang membutuhkan paing sedikit sumber daya hardware.
·
Edubuntu Salah satu proyek gabungan Ubuntu dan GNOME yang bertujuan untuk
menciptakan sistem operasi untuk sekolah dan pengguna rumah.
·
Mythbuntu Distribusi Ubuntu yang didesain untuk membuat theater
ruma dengan MythTV.Mythbuntu
menggunakan Xfce desktop environment.
·
BlackBuntu Sesuai namanya, Distribusi Berbasis Ubuntu yang
digunakan khusus untuk Penetrasi Jaringan, Keamanan, Digital Forensic, dengan
menggunakan tool-tool yang mirip BackTrack.
2.
EDISI SERVER
Installasi Ubuntu Server Edition
Ubuntu
juga menawarkan sistem operasinya dalam edisi server. Versi saat ini adalah
Ubuntu 12.04 Long Term Support (LTS) release, yang akan didukung hingga 2017.
Pembaruan akan meliputi fitur baru hardware komputer, pembaruan keamanan, dan
pembaruan ubuntu stack (software
cloud computing).(cloud computing infrastructure).
Ubuntu
menggunakan modul keamanan AppArmor untun Linux Kernel yang pada
standarnya dinyalakan oleh kunci paket software, dan firewall sudah
dikembangkan dari servis yang digunakan sistem operasi. Direktori home dan private directories juga dienkripsi. Ubuntu 10.04 Server Edition
memiliki MySQL 5.1, Tomcat 6, Open JDK 6, Samba 3.4, Nagios 3, PHP 5.3, Pyton
2.6. Kebanyakan dari servis tersebut hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk
dikonfigurasi.
Ubuntu
10.04 LTS Server Edition mendukung arsitektur Intel x86 dan AMD64. Edisi server
menyediakan fitur seperti file/print services, web hosting, email hosting, dll.
Ada beberapa perbedaan antara edisi server dan edisi desktop walaupun keduanya
menggunakan repositori apt yang sama. Perbedaan utamanya adalah, pada edisi
server X window environment tidak diinstall scara standar, walaupun antarmuka
grafik dapat diinstall secara manual seperti Ubuntu desktop.CD Ubuntu Server
Edition juga memiliki pilihan untuk menginstall Ubuntu Enterprise Cloud.
Server
Ubuntu juga didistribusikan secara gratis dam bebas.Pengguna dapat memilih
untuk membayar untuk dukungan teknis dan konsultasi. Sukungan biasanya berupa
kontrak dengan 9x5 jam bisnis seharga $750 per server, dan kontrak 24x7 untuk
setiap tahun berharga $1,200.
BAB III
PENUTUP
3.1. KESIMPULAN
Dengan demikian, dari beberapa subbab
dapat diambil kesimpulan antara lain :
1. Ubuntu berasal dari nama sebuah konsep ideologi di
Afrika Selatan yang berarti “rasa perikemanusiaan terhadap sesame” dan juga
arti dari Ubuntu adalah “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Ubuntu
merupakan salah satu distribusi linux, yang berbasiskan Debian yang diluncurkan
tahun 2004.Proyek Linux itu sendiri dibiayai oleh perusahaan Canonical, Ltd,
yaitu perusahaan yang dimiliki oleh kosmonot asal Afrika Selatan bernama Mark
Shuttleworth, dimana perusahaan itu bermarkas di Eropa.
2. Ubuntu sendiri sebagai sistem operasi open source
mempunyai filosofi sebagai berikut : perangkat lunak harus tersedia
secara bebas, aplikasi tersebut harus dalam bahasa local dan dapat digunakan
oleh orang yang cacat fisik, dan pengguna harus mempunyai kebebasan mengubah
atau memodifikasi perangkat lunak sesuai apa yang diinginkannya.
3. Kelebihan Ubuntu antara lain : Free, bebas virus,
3D interface. Sedangkan kekurangannya adalah : koneksi internet masih
membutuhkan plugin yang banyak, fitur standar, serta tidak user friendly.
4. Versi dan rilis Ubuntu berdasarkan nama kode dan
nama versi. . Nomor versi berdasarkan tahun dan bulan dari rilis.Sebagai
contoh, rilis Ubuntu yang pertama, 4.10, dirilis tanggal 20 Oktober 2004.Rilis
ubuntu keluar setiap 6 bulan sekali tiap bulan April dan Oktober.
5. Ubuntu memiliki beberapa varian, antara lain :
Xubuntu, Edubuntu, Gobuntu, Muslim Edition, dan lain-lai
DAFTAR PUSTAKA
http://ukanda80.blogspot.com/2013/11/makalah-tentang-linux-ubuntu.html

